
Padang, 22 Januari 2026 — Dalam rangka optimalisasi pemberian layanan paspor melalui program jemput bola (Eazy Paspor) kepada masyarakat yang terdampak bencana alam, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang melaksanakan kegiatan Eazy Paspor untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat khususnya di Kelurahan Kapalo Koto dan Lambung Bukit di Kota Padang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Lurah Lubuk Minturun, Kota Padang. Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalkan hambatan akses bagi warga yang kesulitan bepergian akibat kerusakan infrastruktur dan kondisi darurat
Kegiatan Eazy Paspor ini diikuti dengan antusiasme tinggi oleh warga di sekitar Kelurahan Kapalo Koto dan Lambung Bukit, Kota Padang. Pelaksanaan Eazy Paspor merupakan wujud kepedulian dan kontribusi nyata Imigrasi dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, khususnya dalam memberikan kemudahan dalam akses layanan paspor untuk masyarakat yang terdampak bencana alam. Sebagai bagian dari strategi optimalisasi layanan keimigrasian, program ini tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata Imigrasi dalam mendukung pemulihan sosial-ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan terstruktur. Kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi proses pemeriksaan berkas permohonan, entri data, pengambilan biometrik, dan wawancara kepada pemohon paspor. Sebanyak 6 pemohon yang mengikuti kegiatan ini, dengan rincian 4 pemohon permohonan baru, 2 pemohon penggantian habis masa berlaku. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Bapak Murdo Danang Laksono mengatakan bahwa “Mudah-mudahan melalui kegiatan ini memberi manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana alam dan memberi kemudahan bagi masyarakat yang paspornya hanyut, hilang atau rusak akibat bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat. Semoga Sumatera Barat cepat pulih dan beraktivitas normal seperti biasanya”.
Melalui kegiatan ini, Imigrasi Padang tidak hanya menjalankan tugas pokok pelayanan keimigrasian, tetapi juga memperkuat peran sebagai mitra kemanusiaan. Imigrasi Padang berharap dan komitmen melanjutkan program serupa untuk wilayah terdampak lainnya guna mendukung ketahanan nasional pasca-bencana.
(Tikkim)
