
PADANG – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang secara resmi menerima peserta Program Pemagangan Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI batch ke-2. Kantor Imigrasi Padang menerima 27 peserta magang yang siap bergabung dan mendukung operasional Kantor Imigrasi Padang. Peserta magang dari berbagai latar belakang pendidikan, antara lain Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Manajemen, Ekonomi, Psikologi, Sastra Inggris, Sastra Mandarin, Teknologi Informasi, Informatika, dan Ilmu Komputer. Para peserta akan ditempatkan pada posisi yang sesuai kebutuhan organisasi, seperti arsiparis, asesor, penyusun laporan, keuangan, kehumasan, penerjemah, kesisteman, duta layanan, hingga penerapan bahasa isyarat. Sebelum memulai kegiatan praktik kerja, para peserta mengikuti kegiatan orientasi sebagai tahap awal pelaksanaan program.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Murdo Danang Laksono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan atas program magang ini. “Kami memandang program ini sebagai kesempatan strategis, bukan hanya bagi peserta, tetapi juga bagi organisasi. Kehadiran talenta muda ini, akan menyuntikkan energi dan perspektif baru, yang sangat berharga dalam upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan. Jangan lupa untuk selalu 5S yakni senyum, salam, sapa, sopan dan santun dan menjunjung integritas dan bertangggung jawab di dunia kerja”. Proses pemagangan akan berlangsung selama enam bulan, dan seluruh peserta akan menerima upah sesuai standar UMP yang diberikan negara. Pelaksanaan program secara resmi akan dimulai pada tanggal 24 November 2025.
Bagi para peserta yang lulus diharapkan segera mempersiapkan diri untuk mengikuti orientasi dan memulai program pemagangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program ini menjadi kesempatan bagi 27 individu terpilih tersebut untuk mengembangkan kompetensi dan berkontribusi langsung dalam tugas-tugas keimigrasian. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam memajukan program peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional. Hal ini diwujudkan melalui pembinaan generasi muda agar memiliki kesiapan kompetitif di ranah profesional.
(tio/TioFirmansyah)
